Di suatu siang di sebuah jalan yang berbelok diantara pohon bambu, seorang pemuda harus berurusan dengan polisi.
Pemuda tersebut yang bernama Parman yang mengendarai sepeda dengan pedenya, dan tidak menyangka kalau didepanya di balik jalan yang berkelok ternyata ada beberapa polisi yang sedang mengadakan razia gabungan.
Karena sudah terlanjur meluncur, maka dengan perasaan dag dig dug Parman berjalan terus dengan motornya dan berharap tidak ada polisi yang memberhentikannya.
Tetapi semuanya tidak sesuai harapannya, ternyata salah seorang polisi dengan sigap menyetop agar berhenti dan segera minggir.
Karena distop, maka parman pun akhirnya berhenti dengan sikap tenang sambil menyiapkan jurus jitu menyelamatkan diri dari tulang an Pak Polisi tersebut, karena memang tidak membawa perlengkapan surat-surat kendaraan.
Dan akhirnya terjadilah percakapan antara Parman dengan Pak Polisi yang menilangnya.
Dengan sikap yang penuh wibawa dan tegap serta memberi hormat pada Parman, sang Polisi berkata;
"Selamat sore Pak... "
"bisa tunjukin SIM atau STNK surat kendaraan anda...?!!"
Karena memang tidak membawa surat-surat tersebut, dengan jujur Parman menjawab;
"Aduh saya lupa enggak bawa pak..!!"
"Karena anda telah melakukan kesalahan, maka anda kami tilang
Polisi kemudian membuat surat tilang,,,
Tapi katana sudah dirancang jurus selamat dari tilangan, maka Parman Segera memohon agar tidak ditilang;
"Tolong Jangan tilang saya dong pak... saya mau telpon bapak saya di kantor Ditlantas POLDA sebentar ya pak...!!"
Mendengar si Parman berkata seperti itu... pak polisi langsung kaget,,
Dan berpikir bahwa bapaknya orang yang ditilang merupakan seorang Polisi juga yang dinas di Polda,
Karena penasaran, maka Polisi tersebut memastikan dengan berkata kepada Parman;
"Bener itu bapak kamu kerja di Ditlantas Polda..?"
Dengan pedenya, serta dengan sikap tenang, Parmanpun kembali menjawab;
Parman: "Iya Bener pak... kalo bapak enggak percaya telepon saja pak... ini nomornya pak,,!!" sambil memberikan secarik kertas yang berisi nomer HP bapaknya yang bekerja disana,,
Pak polisi pun percaya begitu saja, dan segera melepaskan Parman begitu saja tanpa dikenai surat tilang;
"Ya sudah pergi sana...!!"
Dengan penuh kemenangan tetapi tetap dengan perasaan bergetar, Parman mengucapkan rasa terima kasih;
"Wah Makasih banyak ya Pak,,!!
"Pak Polisi pun penasaran kemudian pak polisi menelpon nomer HP tersebut,,
"Halo... Selamat sore... benar nomor ini di Ditlantas Polda..??"
Suara telepon :
"iya Benar pak... apa yang bisa saya bantu pak..???"
POLISI :
“Kalo boleh tau... ini di bagian apa ya...??”
Suara telepon :
“Ini di bagian KANTIN pak… Bapak mau pesan nasi berapa bungkus..???”
POLISI :
???!&&%=$£€¥§¤#¿¿¡...
Maaf cuman sekedar cerita biasa tanpa fakta dan tidak nyata, hanya sekedar menghibur pembaca saja...
,,,,,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar